fbpx

Bisnis Setelah Pandemi COVID-19, Bagaimana Atasinya?

Cara promosikan bisnis setelah pandemi COVID-19.

Bisnis setelah Pandemi
Sumber: Unsplash.com

Bisnis setelah pandemi Covid-19

Bisnis setelah pandemi mengalami penurunan profit karena daya beli masyarakat yang menurun. Selain itu, adanya PSBB dan bekerja dari rumah dari pemerintah menjadikan UMKM harus memikirkan cara untuk menarik perhatian target market secara kreatif dan persuasif. Apabila memiliki bisnis di bidang makanan, apa yang bisa dilakukan untuk menyiasati pengiriman dalam kota? Selain itu, pada bisnis usaha jasa, apa saja yang dapat dilakukan untuk meningkatkan daya beli dan daya tarik masyarakat?

Sudahkah kamu mencoba strategi marketing ini?

Google memiliki digital marketing tools untuk menunjang bisnis kamu yaitu Google Ads, Google Analytics, Google My Business, dan sebagainya. Kamu bisa mengiklankan bisnis kamu di search engine menggunakan Google Ads. Sedangkan, salah satu kegunaan google analytics adalah mengetahui jumlah pengunjung website. Selain, digital marketing tools dari Google ini, kamu bisa menggunakan media sosial untuk menjangkau target market potensial. Apa strategi yang dapat memaksimalkan penggunaan media sosial dan alat digital marketing dari google untuk meningkatkan profit bisnis setelah pandemi COVID-19?

Instagram, Twitter dan Facebook.

Di media sosial Instagram, kamu bisa mengikuti beberapa orang di domisili UMKM kamu berada. Lalu, mereka akan melihat nama instagram bisnismu, merasa penasaran, dan melihat produk atau jasa apa yang kamu tawarkan. Selain Instagram, kamu bisa mempromosikan usaha bisnis kamu dengan membagikan postingan produk/jasa ke tweet orang populer. Hal ini menjadi salah satu trik pemasaran gratis yang bisa kamu lakukan dan bisa meningkatkan awareness bisnis setelah pandemi COVID-19.

Fakta menunjukkan peningkatan pendapatan UMKM dengan penggunaan media sosial

Tahukah kamu? hasil penelitian SEA Insights pada tahun 2020, mengungkapkan bahwa pebisnis UMKM Indonesia mendapat kenaikan pendapatan rata-rata lebih dari 160% karena menggunakan e-commerce. Pada data ini, menunjukkan bahwa memasarkan produk atau jasa kamu secara digital baik website maupun media sosial dapat meningkatkan awareness dan profit. Oleh karena itu, bisnis setelah pandemi harus memanfaatkan media sosial dengan kreatif untuk menarik perhatian pelanggan.

Practice Makes Perfect

Tidak familiar dengan media sosial? Tenang saja, karena latihan adalah guru terbaik yang bisa kamu dapatkan untuk mencapai goals yang diinginkan. Selain media sosial, kamu membutuhkan website  untuk menunjukkan awareness dan kredibilitas bisnis setelah pandemi COVID-19, belum punya website? Cek penawaran website dari kami, yuk.

Mari tetap bersemangat untuk mengembangkan bisnis setelah pandemi!

Sumber: https://selular.id/2020/07/sea-insights-pendapatan-umkm-naik-160-setelah-adopsi-e-commerce/

Penulis: Ais Clara

Editor: Lugina Suciati Putri

Submit your response

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Shares