fbpx

Viral Marketing: Belajar dari Odading Mang Oleh

Sumber foto: inet.detik.com

Sobby tahu odading Mang Oleh? Itu loh sejenis jajanan khas Bandung yang sempat viral karena video Ade Londok. Namun, Sobby sudah tahu belum tentang viral itu apa? Yuk, kita simak!

Pengertian Viral Marketing

Viral marketing adalah suatu bentuk elektronik dari komunikasi dari mulut ke mulut. Menurut Arifin (2003:115) adalah suatu program yang dirancang seperti virus dan berjangkit dari satu orang ke orang lainnya secara cepat dan luas. Virus di sini merupakan virus yang berbentuk informasi atau konten yang dapat melekat kuat dalam ingatan seseorang sehingga ia menyebarkannya lagi ke orang lain.

Contoh Kasus: Odading Mang Oleh

Pada 2020, sempat viral sebuah video lucu. Seorang pria bernama Ade Londok mempromosikan sebuah jajanan khas Bandung yang bernama odading. Video tersebut tersebar luas di dunia maya karena kekhasan cara penyampaian Ade Londok sangat unik dan orisinil, hingga orang-orang mengikuti gaya bahasanya. 

(Data peningkatan pencarian “resep odading” di google. Sumber: laporan tahun 2020 search engine Google)

Dampak dari viralnya video tersebut adalah peningkatan sebesar 700% dalam pencarian “resep odading” di google. Dari data tersebut, terdapat kemungkinan banyak orang tidak mau ketinggalan zaman. Oleh karena itu, mereka mencari resep tentang odading di internet sebagai ide untuk konten mereka. Konten membuat odading pun menyebar di youtube, tiktok, dan instagram. 

Tidak hanya itu, viralnya video tersebut berdampak langsung pada peningkatan penjualan Odading Mang Oleh. Banyak konsumen berdatangan hingga rela mengantri untuk mencoba odadingnya. Hal tersebut membuat  Ade Londok dinobatkan menjadi Duta Kuliner Jawa Barat oleh Kang Emil (Ridwan Kamil), Gubernur Jawa Barat.

Kelebihan dan Kekurangan Viral Marketing

Dengan adanya dampak tersebut, viral marketing berjalan baik. Namun, Viral marketing ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Yuk, kita perdalam apa kelebihan dan kekurangannya!

Kelebihan

  • Konsumen dapat mengajak untuk menyebarkan info produkmu kepada kerabat atau temannya secara sukarela, bahkan dapat meningkatkan penjualan produkmu.
  • Perusahaan akan didukung oleh konsumen karena konsumen akan merasa menjadi bagian perusahaan tersebut.
  • Menghemat biaya promosi.
  • Strategi ini tidak akan mengganggu strategi marketing yang lain. Jadi dapat berjalan seiringan atau selaras dengan konsep strategi lainnya.

Kelemahan

  • Tidak semua orang yang menerima pesan dari viral marketing mampu paham akan isi pesan viral marketing.
  • Tidak dapat diprediksi bahwa strategi marketing bisa berjalan mulus atau tidaknya.

Yuk, Viralkan Produkmu!

Sekarang Sobby tahu kan apa pengertian, contoh kasus, kelebihan, dan kekurangan dari viral marketing. Oleh karena itu, coba buat strategi viral marketing melalui media sosial Sobby! Jangan lupa juga untuk memiliki website, ya! Website itu penting buat penjualan Sobby, loh! Hubungi Webby ya kalau butuh buat website!

Penulis: Muhammad Ismail Faruqi

Editor: Lugina Suciati Putri

Source: https://tinyurl.com/jurnalmarket

Submit your response

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Shares